Rahasia Dari Siwak Yang Perlu Kita Ketahui

Kesehatan mulut

Banyak rahasia akan manfaat dari siwak untuk kesehatan kita. Siwak atau dalam bahasa Arab miswak (سواك) adalah dahan atau akar dari pohon arak Salvadora persica yang dipergunakan untuk membersihkan gigi, gusi serta mulut.

Pohon Arak (Salvadora persica) tumbuh di kawasan Semenanjung Arab, serta daerah-daerah kering di Asia Barat dan Afrika. Pohon Arak merupakan pohon yang kecil, seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang. Jika kulit arak dikelupas maka warnanya agak keputihan serta memiliki banyak juntaian serat.

Akar dari pohon arak berwarna coklat, bagian dalamnya berwarna putih, baunya seperti seledri serta rasanya agak sedikit pedas. Istilah Siwak dipakai untuk pembersih gigi yang berasal dari ranting pohon lainnya seperti Zaitun atau sejenis pohon sambur.

Kebanyakan orang di negara-negara muslim menggunakan miswak atau siwak ini untuk menyikat gigi. Mungkin jika kita melihat kebiasaan orang – orang di negara muslim tersebut pasti akan heran karena masih menggunakannya sampai saat ini. Tetapi ketahuilah jika beberapa studi menyebutkan bahwa manfaat siwak ini banyak sekali.

Untuk pasta gigi siwak atau miswak lebih baik jika digunakan untuk mencegah penyakit gusi. Selain itu memakai siwak merupakan Sunah Nabi SAW perlu kita laksanakan sebagai tanda kecintaan kecintaan kita terhadap ajaran beliau. Bagaimana manfaat serta penggunaan siwak dalam kehidupan sehari – hari?

Manfaat Siwak Menurut Pandangan Islam

Nabi Muhamad SAW mengatakan bahwa pemakaian siwak sebagai sunnah, atau tindakan yang dianjurkan. Dalam suatu hadis berbunyi : “Siwak membersihkan gigi, dan ini menyenangkan Allah. Setiap kali Jibril mengunjungiku, dia menyuruhku menggunakan siwak, hingga aku pun khawatir bahwa menggunakan siwak diwajibkan. Seandainya tidak khawatir akan membebani (merepotkan) umatku, aku akan mewajibkannya.” (HR: Bukhori dan Muslim, Irwaul Golil No 70).

Info Terkait :   4 Pola Kebiasaan Buruk Saat Hamil Yang Perlu Di Hindari

Memakai siwak juga akan mendapat faedah yang sangat besar, diantaranya adalah yang telah dianjurkan oleh hadits:

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ “Siwak adalah pembersih bagi mulut; sesuatu yang membuat Allah ridho”. (HR. Ahmad). Faedah yang lain adalah keutamaan shalat dengan memakai siwak itu, sebanding dengan 70 kali shalat dengan tidak memakai siwak. (HR. Ahmad)

Satu kali Anda bertasbih kepada Allah dengan diawali siwak, maka dapat dihitung 70X bertasbih. Shalat dengan diawali siwak, akan terhitung 70X shalat. Dua rakaat shalat tahajjud diawali dengan siwak, maka dihitung 140 rakaat tahajjud.

Pemakaian siwak disiang hari juga merupakan toleransi yang diberikan untuk kita saat menjalankan ibadah puasa. Dalam hadist riwayat Shahih Bukhari dari sahabat Amir bin Rabiah Radliyallahu Anhu ia berkata, “Saya melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membersihkan gigi beliau dengan siwak ketika beliau berpuasa, berulang kali, hingga saya tidak bisa menghitungnya.”

Dalam satu kitab Ath-Thubbun Nabawi (Medis Nabawi) yang disusun oleh Ibnul Qoyyim dijelaskan manfaat siwak antara lain :
• Membersihkan mulut,
• Membersihkan gusi,
• Mencegah pendarahan
• Menguatkan penglihatan
• Membersihkan atau menjernihkan otak;
• Mencegah gigi berlubang
• Menyehatkan pencernaan
• Menjernihkan suara
• Membantu pencernaan makanan
• Memperlancar saluran nafas (bicara)
• Menggiatkan bacaan
• Menahan tidur
• Mendatangkan ridho Allah Ta’ala
• Dikagumi malaikat

Info Terkait :   Hindari Risiko Penyakit Jantung Dengan Mengkonsumsi Makan Ini!

Nah ternyata manfaat siwak banyak sekali, selain itu dari sisi dunia medis siwak mengandung unsur kimiawi yang bermanfaat yakni :
– kandungan alami antibacterial acids, seperti astringents, abrasive dan detergents yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi serta menghentikan pendarahan pada gusi. Saat kita menggunakan siwak untuk pertama kali maka kita akan merasa pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids tersebut.

– Kandungan kimia seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.

– Terdapat minyak aroma alami yang memiliki rasa serta bau yang segar yang dapat menjadikan mulut menjadi harum dan dapat menghilangkan bau tak sedap.

– Enzim pada siwak dapat mencegah pembentukan plaque yang menyebabkan radang gusi. Plaque juga merupakan penyebab utama tanggalnya gigi secara premature.

– Anti decay agent (Zat anti pembusukan), yang menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan. Selain itu siwak juga turut merangsang produksi saliva (air liur) lebih, dimana saliva merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.

Penelitian baru menunjukkan tentang ‘Periodontal Treatment’ (Perawatan gigi secara periodik/berkala) dengan mengambil sample terhadap 480 orang dewasa berusia 35-65 tahun di kota Makkah dan Jeddah oleh para ilmuwan dari King Abdul Aziz University, Jeddah, menunjukkan bahwa Periodontal treatement untuk masyarakat Makkah dan Jeddah adalah lebih rendah daripada studi yang dilakukan terhadap negara-negara lain, hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan siwak berhubungan sangat erat terhadap rendahnya kebutuhan masyarakat Makkah dan Jeddah terhadap ‘Periodontal Treatment’.

Info Terkait :   Manfaat Minyak Zaitun Dalam Menurunkan Kolestrol Tinggi

Adapun penelitian lain yakni dengan menjadikan bubuk siwak sebagai bahan tambahan pada pasta gigi dibandingkan dengan penggunaan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak menunjukkan bahwa prosentasi yang dihasilkan pasta gigi dengan campuran siwak adalah lebih baik dalam merawat gigi. Butiran siwak mampu masuk ke sela – sela gigi dan membersihkan mulut dengan lebih sempurna. Olah karena itu banyak perusahaan yang menyertakan bubuk siwak untuk mendapatkan hasil yang lebih baik untuk produk yang dijualnya. WHO pun turut menjadikan siwak termasuk komoditas kesehatan yang perlu dipelihara dan dibudidayakan.

Agar kita mendapatkan manfaat dari siwak ini maka kita mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Nabi SAW.
Siwak memang dianjurkan bagi kita, tetapi bukan berarti jika menggunakan pasta gigi dilarang. Kita tetap boleh menggunakan pasta gigi sesuka kita tetapi menggunakan siwak dalam membersihkan gigi tentu lebih utama karena memiliki banyak keutamaan.

sumber : holikulanwar.blogspot.com

Related For Rahasia Dari Siwak Yang Perlu Kita Ketahui