Menu

Perokok Ringan Juga Beresiko Terkena Penyakit Jantung Dan Paru – paru.

loading...

Kebiasaan merokok memang bermacam – macam. Ada yang rutin setiap hari dan ada juga yang merokok di saat – saat tertentu saja. Sebagian orang yang tidak merokok setiap hari atau dapat disebut perokok ringan terkadang menganggap kebiasaan mereka tersebut tidak membahayakan bagi kesehatan mereka. Tetapi ketahuilah bahwa perokok ringan juga beresiko terkena penyakit jantung dan paru – paru.

Perokok Ringan juga beresiko terkena penyakit jantung dan paru - paru

Perokok ringan biasanya di temui pada para wanita saat sedang berkumpul – kumpul dengan teman mereka atau biasa disebut social smoker. Ya, mereka menganggap bahwa merokok secara tidak rutin akan aman – aman saja. Mereka berpikir jika merokok kurang dari 5 batang perhari masih aman bagi kesehatan mereka. Hal ini adalah pemikiran yang keliru.

loading...

Menurut dokter spesialis paru – paru di Lenox Hill Hospital, New York City, Len Horovitz, menyatakan bahwa merokok pada tingkat yang ringan akan tetap berdampak tidak baik pada kesehatan. Dia mengatakan jika merokok kurang dari lima batang per hari tetap berisiko tiga kali lipat terkena penyakit jantung.

Hal ini dikuatkan pada sebuah penelitian oleh British Heart Foundation yang menemukan bahwa merokok hanya satu batang per hari dapat meningkatan resiko penyakit jantung sampai 3 kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Resiko tinggi juga ditemui pada wanita yang merokok setidaknya 1 batang per hari.

Info Terkait :   Tips Sehat Bagi Pederita Diabetes Militus Dengan Sarang Walet

Banyak para wanita tidak mengetahui jika pemikiran tentang merokok dengan kategori ringan tidak berbahaya. Anggapan tersebut tentu saja salah. Menurut para peneliti dari Texas Amerika yang telah melakukan survei terhadap sekitar 9.800 wanita yang berusia 18 sampai dengan 25 tahun dimana dan 60 persen nya adalah perokok ringan atau tidak merokok setiap harinya.

Mereka menganggap bahwa yang mereka lakukan itu tidak berbahaya dan dapat berhenti merokok kapan saja. Tetapi tanpa disadari intensitas merokok akan semakin meningkat sehingga mereka dapat menjadi perokok berat.

Sumber : kompas.com

loading...