Gejala & Cara Mengobati Penyakit Angin Duduk

loading...

Waspadai angin duduk, Nyeri dada disebelah kiri

Gejala dan cara mengobati angin duduk – Angin duduk sering kita anggap sebagai masuk angin biasa. Padahal “angin duduk” merupakan kumpulan gejala dari akibat gangguan dari peredaran darah dalam pembuluh darah. Jika gejala ini dibiarkan maka dapat meningkat menjadi serangan jantung. Untuk itu perlu kita ketahui gejala penyakit angin duduk serta bagaimana mengobati penyakit ini. Hal yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana agar tubuh kita terhindar dari serangan angin duduk. Berikut ini tips sehat cara meminimalisir penyakit angin duduk agar tidak meningkat menjadi penyakit jantung.

Gejala Angin Duduk

Angin duduk dalam bahasa medis nya disebut sindrom koroner akut (SKA) memiliki ciri – ciri atau gejala nyeri di dada yang tak kunjung hilang. Bahkan gejala nyeri ini malah menjalar ke rahang bagian bawah, leher, bahu serta lengan dan punggung. Jika tidak di bawa cepat – cepat ke rumah sakit, gejala angin duduk tersebut dapat mengakibatkan kematian pada seseorang. Kejadian lain bisa berupa rasa nyeri dibagian dada sebelah kiri diikuti keringat dingin. Waspadai jika rasa nyeri, seperti terjepit, kram, rasa seperti terbakar di dada (biasanya sisi tengah atau pada dada bagian kiri) yang lebih dari 20 menit.

Bagi orang awam, gejala angin duduk diatas sering dianggap masuk angin biasa dan penanganannya hanya dengan kerokan atau dibalsem saja. Jika kerokan dan balsem orang yang menderita angin duduk sembuh, itu hanya kebetulan saja atau faktor keberuntungan saja.

Info Terkait :   Manfaat Teh Hijau Dalam Mengobati Diabetes

Apa itu Syndrome SKA?

Sindrom SKA terjadi karena adanya gangguan pada aliran darah di pembuluh koroner secara akut. Gangguan tersebut muncul karena adanya sumbatan di sebagian rongga pembuluh darah koroner akibat kerak aterosklerosis yang kemudian robek sehingga memicu gumpalan – gumpalan darah (trombosis). Sebelumnya proses dimulai terbentuknya kerak arterosklerosis. Kerak tersebut kemudian berkembang dan menyebabkan diameter rongga di dalam arteri semakin menyempit. Saat terjadi luka kerak tersebut akan segera mengalami erosi diikuti dengan pembekuan darah membentuk gumpalan darah (trombus). Saat terjadinya trombus, darah akan sukar mengalir ke jantung sehingga daerah yang seharusnya mendapat pasokan darah terancam menjadi mati.

Sindrom ini merupakan manifestasi dari penyakit jantung koroner yang dapat berubah menjadi penyakit jantung. Penyakit ini jika tidak ditangani secara tuntas akan mengakibatkan kematian.

loading...

Cara mengobati angin duduk

Obat angin duduk yang paling ampuh adalah melakukan tindakan pencegahan. Untuk itu apabila ada kecurigaan gejala angin duduk berupa sakit dada yang mengarah pada ciri – ciri diatas maka segeralah bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan petolongan.

Pemeriksaan terpenting di rumah sakit adalah elektrokardiogram. Apabila mengalami infark miokard akut atau desebut IMA yakni kekurangan oksigen akibat adanya sumbatan di pembuluh darah koroner, penderita akan diberi pengobatan trombolisis yang akan melarutkan gumpalan darah yang menyumbat serta aspirin.

Info Terkait :   Cara Menghilangkan Kutu Air Di Telapak Kaki Secara Alami

Pada penderita IMA dapat dilakukan tindakan memperlancar kembali aliran darah dengan membuka sumbatan pembuluh darah koroner dengan menggunakan balon kemudian dipasangi sten (semacam gorong – gorong untuk pembuluh darah). Dengan pemasangan ini aliran darah akan mengalir secara normal. Upaya ini dapat berhasil jika pasien angin duduk datang sebelum 1 jam sampai rumah sakit. Tindakan ini lebih unggul dan tepat daripada memberikan obat trombolisis.

Untuk trombolisis, obatnya adalah dengan heparin yang merupakan antikoagulan standar selama dua dekade terakhir. Heparin ini diberikan kepada pasien angin duduk lewat infus. Untuk dosis serta efek kepada pasien angin duduk tidak dapat diprediksi sehingga perlu pemantauan khusus dari dokter dirumah sakit. Efek samping dari mengobati angin duduk selama ini yang timbul antara lain adalah perdarahan akibat menurunnya trombosit.

Secara keseluruhan, angka kematian dapat diturunkan sampai 40% jika pasien datang kerumah sakit sebelum 4 jam. Untuk itu jika anda mengalami kejadian seperti diatas, segeralah bawa ke rumah sakait untuk segera ditangani.

Pencegahan penyakit angin duduk

Agar kita terhindar dari penyakit angin duduk atau dalam bahasa kedokteran disebut SKA atau jantung koroner maka kita harus memiliki pola hidup yang sehat. Menghindari makan – makanan yang mengandung lemak tinggi seperti gajih dan kolestrol tinggi seperti santan, makanan berminyak, meninggalkan kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol adalah lebih diutamakan.

Info Terkait :   Minum Kopi Secara Rutin Dapat Turunkan Resiko Diabetes

Hindari makanan pemicu kegemukan, pemicu penyakit diabetes dan pemicu darah tinggi. Hal ini dapat menurunkan resiko terkena penyakit angin duduk atau jantung koroner.

Khusus bagi keluarga yang memiliki riwayat penyakit yang sama atau salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia di usia muda, maka perlu menghindari faktor – faktor pemicu penyakit angin duduk diatas secara agresif. Deteksi dini lebih baik untuk dilakukan agar dapat terhindar dari gejala penyakit jantung koroner atau angin duduk lebih cepat.

Demikian gejala dan cara mengobati penyakit angin duduk. Mencegah adalah hal terbaik sebelum kita terkena penyakit ini. Semoga bermanfaat.

Sumber : intisari

loading...

Related For Gejala & Cara Mengobati Penyakit Angin Duduk