5 Diet Ekstrim Dalam Seminggu: No 2 & 5 Menjijikkan Banget, Don’t Try!

Berat badan yang ideal dan bentuk tubuh yang ramping adalah dambaan setiap orang, khususnya kaum wanita.  Berbagai cara dilakukan mereka untuk mendapatkan penampilan yang menarik dan bentuk badan yang ideal.  Mulai dari diet yang sederhana sampai diet yang tergolong ekstrem. Kali ini kita akan mengetahui apa itu sih diet ekstrem dalam seminggu. Sekedar informasi, bahwa diet ekstrim ini cukup menghawatirkan karena cara diet ini tersebar begitu cepat.  Sekali lagi, diet ini tidak perlu Anda lakukan, cukup sebagai gambaran bagi kita saja tentang cara – cara yang tak lazim dalam menurunkkan berat badan.

diet ekstrim dalam seminggu

Berikut beberapa cara metode ektrem dalam melakukan diet :

1. Diet ala Fletcherizing

Diet ini adalah diet klasik yang diperkenalkan pada sekitar tahun 1920 an oleh seorang ahli makanan Inggris, Horace Fletcher yang menemukan fakta bahwa dengan mengunyah makanan yang cukup lama, makanan yang ditelan akan diserap tubuh seutuhnya dan tidak akan ada penumpukan makanan dalam tubuh yang berkembang menjadi lemak.

Untuk melakukan diet ini, seseorang diwajibkan mengunyah minimal 32 kali selama 30 detik, kemudian baru menelan makanan itu secara perlahan lahan.  Teknik ini dikenal dengan sebutan Fletchering.

Namun, diet ini ada efek sampingnya, yaitu rahang bisa menjadi kaku, selain itu makan bisa menjadi lama.

2. Diet Cacing Pita

Cacing pita dipercaya bisa membantu seseorang untuk mendapatkan tubuh langsing. Cara ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Padahal, cacing ini dikenal sebagai parasit yang memakan nutrisi di sistem pencernaan induk semangnya. Diet ekstrem ini dilakukan dengan cara menelan telurnya. Kemudian cacing pita dibiarkan menetas dan tumbuh hingga makan makanan yang ada di usus.

Apabila berat badan sudah turun, cacing ini lalu dibuang dengan meminum obat cacing. Diet ini sangat tidak direkomendasikan, karena cacing ini bisa berpindah kebagian tubuh yang lain, yang dapat membuat masalah yang dapat mengancam jiwa. Sebagai contoh, cacing ini bisa masuk ke otak, sehingga mengakibatkan sakit kepala, kebingungan bahkan kematian.

3. Diet Kapas

Diet ini adalah diet paling gila yang beresiko dan menjijikkan, namun terbukti manjur membantu menurunkan berat badan. Diet ini banyak dilakukan oleh super model untuk tetap kurus dan memiliki tubuh yang tidak berlemak.

Cara diet ini adalah dengan cara menelan kapas yang dibentuk menjadi bola.  Kapas didalam tubuh akan mengembang setelah terendam air yang menyebabkan perut menjadi kenyang. Namun, metode ini sangat beresiko karena kapas terbuat dari bahan kimia yang cukup berbahaya yang dapat menimbulkan kanker, sehingga banyak ahli yang melarang metode ini.

4. Diet Putri Tidur

Teknik diet ini diperkenalkan oleh Elvis Presley. Metode ini dilakukan dengan cara tidur dalam waktu yang lama. Untuk dapat tidur dalam waktu yang lama, seseorang harus mengkonsumsi obat tidur dalam takaran yang banyak.  Hal ini sangat beresiko dan berbahaya. Terlalu banyak mengkonsumsi obat tidur bisa menyebabkan kematian. Efek lain dari tidur yang berlebihan adalah munculnya sakit kepala,halunisasi, mood labil, hilangnya keseimbangan tubuh dan nyeri pada semua otot badan kita, serta buruknya siklus tidur yang berantakan.

5. Inedia

Inedia adalah suatu kepercayaan bahwa manusia dapat bertahan hidup tanpa adanya makanan. Mereka percaya bisa bertahan hanya dengan udara dan cahaya matahari yang merupakan sumber energi kehidupan.

Kenyataannya hal ini hanya dilakukan oleh orang yang ingin meningkatkan spiritualitas, dan tidak ada hubungannya dengan diet untuk menurunkan berat badan. Namun demikian, masih saja ada orang yang melakukan diet ini. Hasilnya sangat berbahaya, kepala menjadi pusing, mual, rusaknya organ tubuh, dehidrasi hingga kematian.

Baca juga :

 

Itulah berbagai metode diet ekstrem. Diet ekstrem dalam seminggu ini, sangat tidak direkomendasikan, karena kebanyakan justru akan mengakibatkan masalah yang fatal bagi tubuh. Bijaklah memilih metode diet dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memilih metode yang tepat bagi tubuh Anda ya.