Cairan Di Paru-Paru Tak Normal, Alisha Terkena Kanker Stadium 4

Bermula ia melakukan kegiatan favoritnya yakni bersepeda, ia merasakan batuk yang yang tak kunjung berhenti. Semula ia tidak terlalu mempedulikan batuk yang ia rasakan. Namun sampai 3 minggu berlalu batuknya tak kunjung reda. Wanita yang dipanggil Alisha ini kemudian memeriksakan kedokter dan dokter pun memberikan antibiotic kepadanya.

Di waktu yang hampir bersaman, Alisha mulai merasakan punggung bagian bawah terasa nyeri. Tetapi ia tak berpikiran jika keduanya saling berhubungan. Alisha tetap melakukan aktivitas bersepeda seperti biasa.

cairan paru paru

Alisha bersama saudara perempuan dan ibunya | Image by www.dailymail.co.uk

Saat melakukan aktivitas bersepeda ia mulai merasakan kelelahan yang tidak biasa. Karena dirasa mengganggu ia kembali memeriksakan dirinya ke dokter. Ia kemudian menjalani scanning dengan sinar X serta diberi oleh dokter dengan antibiotic.

Tetapi keluhannya tak juga hilang. Pada bulan Desember 2014 ia menjalani serangkaian tes medis seperti scan, pet scan, endoskpi, CT scan selama seminggu penuh.

Dari catatan hasil scan tersebut terdapat sesuatu yang ganjil, yakni volume cairan di paru – paru yang tidak normal. Dalam waktu 3 hari saja total volume cairan yang dikeluarkan mencapai 2 liter.

Ternyata inilah yang menyebabkan rasa nyeri pada punggung dan kemudian dokter memberikan vonis jika ia terkena kanker paru – paru.

Kemudian ia dirujuk ke seorang ahli kanker bernama Dr Tom Newsom-Davis. Di klinik ini ia dinyatakan menderita kanker yang telah memasuki stadium empat dan tak dapat disembuhkan. Dalam waktu 3 minggu kondisinya semakin memburuk. Batuk serta nyeri di dada ia rasakan sampai ia kehilangan berat badan 3 kg. Nafasnya pun mulai terengah – engah.

kanker paru - paru

Alisha tetap bersemangat meski mengidap kanker paru – paru stadium 4 | Image credit to www.dailymail.com

Kondisi badannya jauh berbeda dengan sekarang. Sebelumnya Alisha adalah sosok yang gemar berolah raga, Gym, bersepeda dan ia pun tidak merokok. Tetapi kenapa Alisha dapat sampai memiliki penyakit kanker paru – paru ?

 

Mutasi Gen

Menurut hasil biopsy dari para dokter, kanker paru – paru stadium empat pada Alisha diakibatkan mutasi pada gen dengan ROS1. Kejadian ini merupakan hal yang langka dan diperkirakan hanya kurang dari 1 persen pasien kanker paru.

Pada seseorang mengalami mutasi gen tersebut cenderung memiliki usia yang jauh lebih muda daripada populasi pasien penyakit kanker paru-paru pada umumnya, dan biasanya mereka tidak merokok.

 

Dr Tom meminta Alisha untuk menggunakan obat crizotinib. Obat ini memang tidak lazim, tetapi dokter mencoba obat ini pada Alisha. Tetapi baru lima bulan batuk Alisha kembali muncul.

Kemudian di pertengahan tahun 2015 ini ia menjalani kemoterapi biasa. Walaupun reaksinya lambat, kondisi Alisha kembali membaik, kankernya pun mengecil.

penyakit kanker paru - paru alisha

Alisha & kekasihnya Jon Douglas yang telah menikah | Image by www.dailymail.co.uk

Dokterpun kagum pada sosok Alisha yang tidak pernah mengeluh dan selalu tersenyum meskipun kondisinya sangat buruk.

Baca dulu :

 

Dokter menduga jika Alisa kemungkinan dapat bertahan hidup tidak lebih dari 10 Tahun. Kemoterapi yang dijalaninya membuatnya tidak akan pernah punya keturunan. Tetapi Alisha masih bisa bersyukur karena kekasihnya, Jon Douglas tetap setia disampingnya, bahkan Jon pun telah mengajaknya menikah.

 

Sumber : detikhealth

Related For Cairan Di Paru-Paru Tak Normal, Alisha Terkena Kanker Stadium 4